Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW

Bahtiar Rifa'i



Maulid Nabi

Assalamu'alaikum,wr.wb.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin,
Was sholatu wassalamu ‘ala,
Asyrofil ambiyaai wal mursalin,
Sayyidina wa maulana Muhammadin,
Wa ‘alaa ‘alihi wa shohbihi ajma'in.
Amma ba’du.

Sebagai hamba Allah yang beriman marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kesehatan  lahir dan batin kepada kita semua, sehingga kita masih bersilaturrahim dalam rangka menghambakan diri kepada Allah SWT.

Salawat dan salam tidak lupa kita kirimkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah mengantarkan umat manusia dari peradaban hidup yang jahiliyah menuju pada peradaban hidup yang moderen yg penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti yang kita rasakan pada saat ini. Semoga kita semua termasuk hambanya yang taat, yang berhak mendapatkan syafaatnya di hari akhir kelak.

Seperti yang di dambakan oleh Nabi Muhammad SAW menjelang wafatnya.
Kelahiran beliaupun sangat membawa keberkahan untuk kita semua. dengan suritauladannya beliau membawa kita dari era  jahiliyyah ke era penuh cahaya penerangan.

Mudah-mudahanan kita dicatat sebagai umatnya. Amiiin yaa robbal 'alamin.

Dalam kesempatan ini, saya insyaAllah akan berbagi, saling mengingatkan dan mengajak kepada sedulur muslim tentang beberapa hal untuk menambah semangat kecintaan kita kepada Nabi berkenaan  Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, yang saya bingkis dengan singkat dalam paket hikmah 5M.

Apa itu 5M?

M yang pertama adalah mencontoh.

1. Mencontoh
Maksudnya adalah meneladani akhlak rasul dalam semua aspek kehidupan, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-ahzab ayat 21.
“sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah suri tauladan yang baik”.
Tentunya pembaca sudah mengetahui tentang hal ini. Bagaimana Nabi dengan tauladannya, kesabarannya, kegigihannya serta ketegasannya dalam mengajak, membangun serta menjaga tentang Islam.

M yang kedua yaitu mengubah

2. Mengubah
Perubahan seperti apakah yang dimaksud? Selaras dengan nilai-nilai berhijrah, perubahan yang dimaksud adalah Berhijrah dari perilaku yang negatif menjadi positif untuk mencapai islam yang kaafah.

Sedulur pembaca yang berbahagia,

M yang ketiga,  maulid nabi Muhammad SAW adalah membiasakan.

3. Membiasakan
karena amalan yg  rutin walau sedikit, lebih disukai oleh Allah daripada amalan banyak yang sekaligus tapi jarang dilakukan.

4. Membaca Al-Qur’an dan hadits,
Dua wasiat dari rasul, atau bahasa kerennya: S.O.P. (Standar Operational Prosedur) yang berlaku di segala zaman, sebagai pedoman kita agar selamat di dunia dan akhirat.
Disini juga tidak cukup membaca saja tapi juga harus di kajikan pada Guru/ Ustadz agar cara memaknainya dan mengamalkanya tidak salah.

5. Melantunkan shalawat Nabi SAW.
Sering sering bershalawat.

Sebagai kesimpulan, dengan hikmah maulid nabi Muhammad SAW ini mudah-mudahan kita bisa mengaplikasikan 5 M tadi dalam kehidupan sehari-hari.
Menjalin Silaturrahim sesama muslim juga adalah  salah satu bukti Cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Sedulur muslim khususnya Teman teman Alumni 93 MTs Negeri Purwokerto, Alhamdulillah kita disini sudah dikumpulkan kembali oleh Allah dalam jalinan Silaturrahim Alumni. Kedepan saya berharap untuk lebih semangat, lebih erat lagi, dan lebih bermanfaat. Sehingga Nikmat yang Allah sudah anugerahkan kepada kita semua ini tidak menjadikan sia sia belaka. Akan tetapi menjadikan keberkahan untuk kita semua.

Saya Terus mengajak kepada smua sedulur Alumni 93 MTs Negeri Purwokerto untuk terus aktif dan interaktif dalam kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi Program bersama.
- Jalin Silaturrahim, Nambah sduluran.
-Mari Ajak yang belum ada, Jaga yang sudah ada.

Saran atau masukan terus kami butuhkan.
Terima kasih untuk sedulur-sedulur yang sudah bergabung.

Kurang dan lebihnya mohon maaf.

Wabillahi taufik walhidayah, Wassalamu'alaikum wr.wb.


Penulis : Bahtiar Rifa'i


Komentar