Hidup Harus Terus Berjalan


Hidup ini harus terus berjalan.
Tak peduli seperti apapun pemberian Allah yang kita terima.
Karena berhenti itu bermakna kekalahan, putus asa, dan kematian.
Padahal Allah akan memperhitungkan setiap detik hidup yang kita jalani, betapapun sulitnya,
betapapun apa adanya.

Hidup ini harus terus berjalan.
Dengan selalu belajar bahwa karunia yang tampak apa adanya bukanlah sebuah penghalang untuk menjadi manusia berkualitas dan berprestasi.
Bahwa karunia yang tampak apa adanya bukanlah aib yang mempermalukan kita.
Bahwa karunia yang tampak apa adanya tidak akan merusak kemuliaan dan citra diri seseorang.

Karunia Allah yang tampak adalah alat seleksi bagi siapa saja untuk membuktikan diri siapa yang tangguh dan siapa yang lemah, siapa yang optimis dan siapa yang pesimis, siapa yang mau berusaha dan siapa yang hanya bisa meratap dan mengeluh.
Karena itu yang aib sesungguhnya adalah sikap kita yang terkadang merasa hidup ini segitu sempit.
Yang aib adalah jika kita hanya bisa membandingkan yang kita miliki apa adanya dengan semua kelebihan yang ada di tangan orang lain.
Sebab orang yang hanya bisa membandingkan, dia hanya bisa menumpuk angan-angan di kepalanya.
Di pikirannya hanya ada kalimat, " Andaikan aku memiliki ini maka aku akan begini dan begitu "

Ketika kita terpuruk dan berada pada titik nadir
Dimana syetan laknatullah membisikkan tidak akan ada jalan keluar dan kau telah kalah,
Disitu sesungguhnya pertolongan Allah sudah sangat dekat
Lebih dekat dari detak nadi di leher kita

Mengapa tidak kita kelola apa yang kita miliki walau itu hanya apa adanya
Dalam setiap kelemahan pasti ada kelebihan dan keunggulan
Kita syukuri nikmat-Nya dengan memanfaatkan apapun yang diberikan-Nya untuk kita
Kita asah talenta yang menjadi karunia tak terhingga yang tentunya akan berbeda bagi orang yang satu dengan orang yang lain
Yakinlah kita akan menang ...


Komentar