Perjuangan dan Kasih Sayang Orang Tua



Tahukah kamu. Bahwa orang sukses, bukan karena dia yang memiliki banyak uang, bukan karena ia memiliki nasib baik. Tapi karena dia pekerja keras, ia yang tidak mudah menyerah dan putus asa mengenai kehidupannya. Karena dia percaya takdir. Takdir yang bisa diubah apabila seseorang ingin berusaha.

Namun, walaupun ia bekerja keras sekuat tenaga. Ia tidak akan sukses dengan mudah. Di samping pasti ada orang yang menghargai mimpi dan menjadi pegangannya ketika terjatuh.


 Yang paling utama adalah orangtuanya, orangtualah yang selalu menghargai mimpi anaknya. Selalu menguatkan anaknya ketika anaknya tidak mampu melihat dunia. Menghapus air mata ketika lelah. Karena orangtua adalah segalanya. Bukan ia yang datang karena kau bahagia dan pergi ketika kau terluka.

Tapi ia selalu bersamamu, ia selalu ada untukmu dan siap menerima apapun yang ada di dirimu. Karena dia adalah orangtuamu. Ia yang di takdirkan untuk menjagamu. Percayalah orangtuamu.


Bantu untuk menghapus air matanya, jangan engkau menyesal atapun membencinya karena ia tidak menjadi seperti apapun yang kamu inginkan, karena manusia tidak ada yang sempurna. Jadi hargailah keringat dan air mata orangtuamu jangan mengabaikan dia seolah dia bukan siapa-siapa untukmu.


Bekerja tanpa peduli lelah.


Pernahkah kamu melihat ia tidak memperhatikanmu? Walaupun ia sibuk, ia jarang mengusikmu. Bukan berarti dia tidak menyayangimu. Tapi karena ia sibuk untuk masa depanmu.

Ia mencari uang untuk dirimu. Memegang janji dari Tuhan untuk menghargaimu. Wajar jika dia tidak menghapus air keringatnya, tidak peduli lelahnya. Karena pikirannya, semuanya untukmu. Berharap dikemudian hari ia bisa tersenyum karena bahagiamu. melihat dirimu yang bisa ia banggakan. Bukan untuk sombong melainkan karena ia sudah sukses karenamu.

Memerintahkanmu agar menjadi terbaik.

•••

Pasti kamu pernah mengalami seperti ini. Jika kamu mengalami pemikiran seperti ini. Jangan pernah kamu memarahinya, tidak peduli dengan katanya. Tapi belajarlah kamu untuk menghargainya. Berikan penjelasan yang bisa ia pahami. Jangan engkau menyakitinya, tapi buatlah dia simpati kepadamu.

Bilang padanya jika kau tidak menyukainya. Karena dia melakukan itu, menyakitimu dan membuat dirimu menangis. Bukan karena dia tidak mencintaimu. Tapi karena dia ingin kamu tidak membenci dirimu, tidak membuat kesalahan di masa depan. Dan supaya kamu bisa memiliki pegangan untuk sukses. Karena dia ingin semua yang terbaik untukmu. Walaupun apa yang dia berikan tidak sesuai keinginanmu.


Selalu berdiri di depan untukmu. Seperti apapun dirimu. Baik itu terluka ataupun bahagia.

Ketika kamu bahagia, semua orang akan mendekatimu. Menghargaimu seolah kamu menjadi emas yang mahal untuk dijual. Mereka akan berbagi kisahnya untukmu. Bahkan selalu ada untukmu. Namun, ketika kau terpuruk dan terluka. Membutuhkan pertolongan. Banyak yang akan menjauh, seolah tidak mengenal dirimu. Seolah dia tidak memperdulikanmu. Ketika itu, kau pasti akan terluka. Menangis tanpa henti. Tidak tahu harus kemana.

Padahal, faktanya kau lebih sering menghabiskan waktu bersama temanmu. Cahaya itu masih akan bersinar emas yang walaupun tergeletak di tempat kotor akan tetap ada yang mengambilmu. Dan itu adalah orangtuamu. Dia yang akan memperjuangkanmu. Menanyakan kabarmu dan menghilangkan penatmu.

Sesulit apapun ia mencari, ia akan berusaha agar kau tidak terluka. Agar kau tidak takut ketika melangka. Karena dia siap menjadi perisai untukmu. Menghangi pedang yang akan menyiksamu. Jadi, jangan pernah mengabaikan orangtuamu. Sibuk pada duniamu. Karena dia selalu menunggumu. Bahkan ia juga butuh kasih sayangmu.

Jadi, bersikaplah bahwa kau adalah anak, adik, ibu juga pasangannya. Agar dia tidak pernah merasa sepi dan tidak terluka. Karena orang baru bukanlah segalanya.


Komentar